Strengthening Product Identity and Packaging Design as an Effort to Empower the Home-Based Industry Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika
DOI:
https://doi.org/10.55824/bp16x625Abstract
The Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika household industry, producing sacred water used in Balinese Hindu rituals, faces several challenges in its production and marketing. Despite positive market reception, the products were hindered by weak packaging quality, leakage due to manual sealing, and the absence of a clear brand identity. The lack of labels not only complicated consumer recognition but also prevented the inclusion of important information such as production and expiration dates, reducing competitiveness in the market. To address these issues, the community engagement team from ITB STIKOM Bali implemented a series of structured interventions. The activities included socialization with partners, mentoring on improved packaging design, the creation of product logos and labels reflecting the business philosophy, and the provision of production equipment such as a cup sealer and thermal printer. These implementations were complemented by workshops and training to ensure sustainable application. The outcomes demonstrated significant improvements: the new cup-sealed packaging reduced leakage and extended product shelf life, while the professionally designed logo and label strengthened product identity and consumer trust. Furthermore, the use of appropriate equipment enhanced efficiency in production and branding capacity. Overall, the program successfully empowered the partner by elevating product quality, improving market competitiveness, and fostering brand awareness, thereby ensuring the sustainability of Toya Kumkuman Radhika as a home-based industry. Industri rumahan Toya Kumkuman (Ukupan) Radhika yang memproduksi air suci untuk keperluan ritual umat Hindu di Bali menghadapi beberapa tantangan dalam proses produksi dan pemasaran. Meskipun mendapat sambutan positif dari masyarakat, produk ini masih terkendala oleh kualitas kemasan yang kurang baik, potensi kebocoran akibat penyegelan manual, serta ketiadaan identitas merek yang jelas. Tidak adanya label produk tidak hanya menyulitkan konsumen dalam mengenali produk, tetapi juga menghalangi pencantuman informasi penting seperti tanggal produksi dan kedaluwarsa, sehingga mengurangi daya saing di pasar. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian masyarakat dari ITB STIKOM Bali melaksanakan serangkaian kegiatan terstruktur. Kegiatan meliputi sosialisasi dengan mitra, pendampingan pengembangan desain kemasan, pembuatan logo dan label produk yang sesuai filosofi usaha, serta pemberian peralatan produksi seperti cup sealer dan printer thermal. Implementasi ini dilengkapi dengan pelatihan agar mitra mampu menerapkannya secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan: kemasan baru dengan segel cup mengurangi kebocoran dan memperpanjang daya simpan produk, sementara logo dan label profesional memperkuat identitas produk dan kepercayaan konsumen. Selain itu, penggunaan peralatan baru meningkatkan efisiensi produksi dan kapasitas branding mitra. Secara keseluruhan, program ini berhasil memberdayakan mitra dengan meningkatkan kualitas produk, memperkuat daya saing di pasar, serta membangun kesadaran merek sehingga mendukung keberlanjutan industri rumahan Toya Kumkuman RadhikaReferences
Akbar, D. Y., & Abadi, T. W. (2024). Peran desain logo pemasaran dalam branding popok yang dapat digunakan kembali. Journal of Human, Culture, Society, and Education, 1(1), 37–45. https://doi.org/10.62672/hucse.v1i1.5
Badra, I. K. (2019). Implementasi Ajaran Moksa dalam Tradisi Penguburan Mayat pada Upacara Pitra Yadnya di Desa Adat Timbrah Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem. Lampuhyang, 10(2), Article 2. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.181
Darmawan, I. P. A., & Krishna, I. B. W. (2020). KONSEP KETUHANAN DALAM SUARA GAMELAN MENURUT LONTAR AJI GHURNNITA. Genta Hredaya: Media Informasi Ilmiah Jurusan Brahma Widya STAHN Mpu Kuturan Singaraja, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.55115/gentahredaya.v3i1.449
Hermeneutika Kesusastraan Bali: Memahami Dan Menghargai Karya Luhur Para Leluhur—Anak Agung Gde Oka Widana—Google Buku. (n.d.). Retrieved August 25, 2025, from https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=fNV0EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Toya+kumkuman+&ots=OSIhX1ex5F&sig=lHI0qekxIjYhtgzAmsO4-Rujd2c&redir_esc=y#v=onepage&q=Toya%20kumkuman&f=false
Hitami, A. (2023). Pentingnya peran logo dalam membangun sebuah brand. Maliki Interdisciplinary Journal, 1(6), 384–393.
Malik, H., & Depi, J. W. S. (2025). Membangun Identitas Merek Melalui Pengalaman Event: Pendekatan Desain dalam Strategi Branding. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis (JIMBI), 6(1), 90–98. https://doi.org/10.31289/jimbi.v6i1.5913
Pengaruh Identitas Merek, Harga, Dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Produk | Jurnal Ekonomi. (n.d.). Retrieved August 25, 2025, from https://ecojoin.org/index.php/EJE/article/view/1622
Putra, I. M. A. W. (2023). PENGEMBANGAN USAHA DAN PENINGKATAN PROMOSI USAHA DUPA GALLERY MANIK HARUM. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(7), 1353–1360. https://doi.org/10.53625/jabdi.v3i7.6797
Ramadhayanti, A. (2019). PENGARUH LOGO KEMASAN PRODUK KOSMETIK SEBAGAI PENJELASAN KRITERIA PRODUK PEMAKAIAN DAN TINGKAT PENGETAHUN KEMASAN PRODUK TERHADAP REPURCHASE INTENTION (STUDI KASUS IBU-IBU / REMAJA CAKRAWALA II TJ PRIOK, KEC. KOJA JAKARTA UTARA). Jurnal Manajemen Pemasaran, 13(1), Article 1. https://doi.org/10.9744/pemasaran.13.1.8-16
Wicaksana, I. D. K., & Wicaksandita, I. D. K. (2023). Wayang Sapuh Leger: Sarana Upacara Ruwatan di Bali. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 7(1), 1–17. https://doi.org/10.37329/jpah.v7i1.2126
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Komang Dharmendra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan jurnal ini menyetujui persyaratan berikut:
- Hak cipta atas artikel apa pun dipegang oleh penulisnya.
- Penulis memberikan jurnal, hak publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons yang memungkinkan orang lain untuk membagikan karya dengan pengakuan atas kepenulisan dan publikasi awal karya tersebut dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan dari publikasi awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.
- Artikel dan materi terkait yang diterbitkan didistribusikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0






